Strategi Pertahanan Ekonomi Indonesia: Sengketa Perdagangan Internasional Nikel

  • Dwiyono A
  • Andreas Navalino R
  • Yudho Prakoso L
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
131Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, tak terkecuali produk pertambangan seperti nikel sehingga Indonesia menjadi salah satu penghasil nikel terbesar di dunia. Dalam rangka usaha peningkatan pertumbuhan ekonomi, Indonesia membuat kebijakan untuk melarang ekspor bijih nikel konsentrasi rendah yang mana membuat negara-negara Uni Eropa merasa dirugikan kebutuhan akan bahan baku sehingga melayangkan gugatan terhadap Indonesia di World Trade Organization. Tulisan ini membahas tentang strategi pertahanan Indonesia di bidang ekonomi tentang respon mengenai sengketa perdagangan internasional komoditas nikel di WTO. Metode dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka yang mana penulis mengumpulkan informasi-informasi mengenai topik bahasan melalui jurnal, buku, berita, atau bentuk tulisan lainnya. Hasil dari penelitian ini yaitu strategi yang harus dilakukan Indonesia dan diharapkan dapat mencapai tujuan tersebut yaitu mencari investor, menetapkan regulasi, banding atas gugatan, menjaga stabilitas politik, serta melakukan pengelolaan yang optimal.

Cite

CITATION STYLE

APA

Dwiyono, A., Andreas Navalino, R. D., Yudho Prakoso, L., Manukallo Danga, C., & Widyastuti Wulaningsih, R. (2023). Strategi Pertahanan Ekonomi Indonesia: Sengketa Perdagangan Internasional Nikel. Journal of Economics and Business UBS, 12(3), 1830–1838. https://doi.org/10.52644/joeb.v12i3.256

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free