Analisis Perencanaan Radioterapi Pasien Kanker Nasofaring Menggunakan Teknik Intensity Modulated Radiotherapy

  • Elvira R
  • Taufiq I
  • Adrial R
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
102Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Telah dilakukan perencanaan radioterapi pada pasien kanker nasofaring (KNF) stadium III menggunakan teknik Intensity Modulated Radiotherapy (IMRT). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai Conformity Index (CI), Homogeneity Index (HI), dan dosis radiasi Organ at Risk (OAR). Perencanaan IMRT dilakukan menggunakan Software Treatment Planning System (TPS) Eclipse pada 5 pasien laki-laki KNF yang berusia 8-65 tahun dengan dosis 2 Gy, 35 fraksi, 5 dan 7 lapangan radiasi. Penelitian ini dilakukan dengan 4 variasi perencanaan IMRT yaitu IMRT 5 lapangan manual (M5), IMRT 5 lapangan beam angle optimization (O5), IMRT 7 lapangan manual (M7), dan IMRT 7 lapangan beam angle optimization (O7). Total jumlah pasien yang memiliki nilai CI sesuai rekomendasi International Commision on Radiation Units and Measures (ICRU) Report 62 pada perencanaan M7 (4 pasien), O5 (3 pasien), O7 (2 pasien), dan M5 (1 pasien). Semua perencanaan memiliki nilai HI yang sesuai dengan rekomendasi ICRU Report 83. Nilai dosis OAR yang tidak sesuai dengan rekomendasi Radiation Therapy Oncology Group (RTOG) 0615 didapatkan hanya pada perencanaan M5 untuk 2 pasien. Perencanaan M7 (p-value<0,05) direkomendasikan sebagai perencanaan utama KNF stadium III karena memiliki rata-rata nilai CI (0.9573±0,01) dan HI (0,0651±0,01) yang lebih tinggi dari perencanaan lain.

Cite

CITATION STYLE

APA

Elvira, R., Taufiq, I., Adrial, R., & Ilyas, M. (2021). Analisis Perencanaan Radioterapi Pasien Kanker Nasofaring Menggunakan Teknik Intensity Modulated Radiotherapy. Jurnal Fisika Unand, 10(3), 337–343. https://doi.org/10.25077/jfu.10.3.337-343.2021

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free