Abstract
Perkembangan pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Kediri tak lepas dari peranan kinerja konsultan perencana. Seiring dengan rencana strategis DPKP Kabupaten Kediri tahun 2016-2021 yang menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kediri melakukan peningkatan sarana prasarana infrastruktur. Maka peranan dan perfoma usaha jasa konsultan perencana harus meningkat pula untuk menunjang proses pembangunan dengan capain yang maksimal baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi faktor risiko jasa usaha konsultan perencana pada proyek konstruksi di Kabupaten Kediri. Sumber risiko pada penelitian ini berdasarkan pada faktor pemasaran (marketing), faktor administrasi dan legalitas, faktor sumber daya manusia (human resource), faktor manajemen organisasi perusahaan, faktor keuangan (financial), faktor keamanan dan keselamatan kerja, faktor teknologi, faktor manajemen dan komunikasi dengan pihak luar, faktor keadaan alam (kejadian bencana dalam dan wabah covid-19), faktor politik, dan faktor perencanaan. Metode deskriptif kualitatif yang digunakan adalah penyusunan matriks risiko dengan berdasarkan nilai kemungkinan/frekuensi terjadi (likelihood) dan besar dampak (consequence/severity) hasil survei kuesioner. Varibel risiko yang berpengaruh terdapat sejumlah 62 variabel dengan berbagai tingkat level risiko. 15 Variabel diantaranya merupakan variabel risiko dengan level high.
Cite
CITATION STYLE
Almila, L., & Abduh, M. (2023). Analisis Kualitatif Faktor Risiko Konsultan Perencana di Kabupaten Kediri. Seminar Keinsinyuran Program Studi Program Profesi Insinyur, 3(1). https://doi.org/10.22219/skpsppi.v3i1.7701
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.