UJI INVITRO EKSTRAK BAWANG HUTAN (Eleutherine palmifolia.(Mill) Urb) TERHADAP BAKTERI Vibrio harveyi PENYEBAB PENYAKIT VIBRIOSIS PADA BUDIDAYA IKAN

  • Safratilofa S
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Serangan penyakit bakterial merupakan satu kendala utama dalam peningkatan produksi kegiatan budidaya ikan seperti Vibrio harveyi yang dapat menyebabkan penyakit Vibriosis. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendapatkan dosis terbaik dari aplikasi pemanfaatan ekstrak bawang hutan secara invitro sebagai upaya pencegahan dan pengobatan pada bakteri penyebab penyakit dalam budidaya ikan. Kosentrasi ekstrak bawang hutan yang digunakan yaitu 5 mg/ml, 10 mg/ml, 20 mg/ml, 40 mg/ml, kontrol negatif (K-) dengan menggunakan akuades steril, dan kontrol positif (K+) dengan menggunakan antibiotik Chloramphenicol 5 mg/ml dan 30 mg/ml. Berdasarkan zona bening yang diperoleh pada uji daya hambat ekstrak bawang hutan bahwa konsentrasi terbesar yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri V. Harveyi sebesar 1.3 cm pada konsentrasi 40 mg/ml. Semakin tinggi konsentrasi daya hambat yang dihasilkan semakin besar.Kata Kunci:  Daya  Hambat, Eleutherine palmifolia.(Mill) Urb, Vibrio harveyi,in vitro

Cite

CITATION STYLE

APA

Safratilofa, S. (2019). UJI INVITRO EKSTRAK BAWANG HUTAN (Eleutherine palmifolia.(Mill) Urb) TERHADAP BAKTERI Vibrio harveyi PENYEBAB PENYAKIT VIBRIOSIS PADA BUDIDAYA IKAN. Jurnal Akuakultur Sungai Dan Danau, 4(1), 15. https://doi.org/10.33087/akuakultur.v4i1.51

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free