Abstract
Fasilitas laboratorium komputer memegang peranan penting dalam mendukung proses pembelajaran, terutama di bidang teknik dan teknologi. Namun, sistem pelaporan kerusakan fasilitas yang masih dilakukan secara manual di Jurusan Teknik Komputer, Politeknik Negeri Sriwijaya, sering kali tidak efisien dan kurang terdokumentasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh implementasi sistem pelaporan berbasis digital menggunakan teknologi QR Code terhadap pemahaman dan tanggung jawab mahasiswa dalam menjaga fasilitas laboratorium. Penelitian dilakukan dengan metode Agile Software Development, mencakup lima tahapan: requirements, design, development, testing, dan deployment. Data dikumpulkan melalui wawancara, studi literatur, serta pre-test dan post-test menggunakan kuesioner berbasis skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengalaman pelaporan (96,4%) dan kesadaran menjaga fasilitas (92,8%) setelah implementasi sistem. Sistem ini terbukti mempermudah mahasiswa melaporkan kondisi fasilitas secara real-time dan meningkatkan efisiensi penanganan kerusakan oleh teknisi. Kendala yang dihadapi, seperti kesalahan input data dan distribusi stiker QR Code, berhasil ditindaklanjuti dengan langkah perbaikan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengelolaan fasilitas pendidikan secara berkelanjutan dan merekomendasikan penyempurnaan lebih lanjut untuk optimasi sistem.
Cite
CITATION STYLE
Andri, R. C., & Oktaviati, R. (2025). Implementasi Sistem Pelaporan Kerusakan Lab Komputer Berbasis QR Code dengan Pendekatan Agile pada Mahasiswa. Jurnal Ilmu Komputer Dan Sistem Informasi, 4(1), 78–91. https://doi.org/10.70340/jirsi.v4i1.179
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.