Abstract
Kendala utama yang ditemukan dalam budidaya ikan gurami adalah pertumbuhan yang lambat baik pada pemeliharaan benih maupun pembesaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati pengaruh pemberian pakan tambahan berupa daun sente pada kinerja reproduksi dan pertumbuhan larva ikan gurami. Metode penelitian meliputi persiapan bak, pengelolaan induk, pemijahan, penetasan telur, pemeliharaan larva. Pemberian daun sente dilakukan pada tahap pengelolaan induk. Telur yang dihasilkan kemudian ditebar pada akuarium dengan kepadatan berbeda 7 butir/L (P-A), 16 butir/L (P-B), 20 butir/L (P-C). Hasil penelitian menunjukkan induk yang diberi pakan tambahan daun sente memiliki fekunditas sebanyak 1.106 butir telur, FR 96% (P-A), 95% (P-B) dan 92% (P-C). HR diperoleh 82% (P-A), 83% (P-B) dan 83% (P-C). SR yang dihasilkan dari induk ikan gurami 85% (P-A), 83% (P-B) dan 80% (P-C). SGR yang dihasilkan adalah 4,93% (P-A), 4,27% (P-B) dan 3,86% (P-C). Daun sente dapat dijadikan sebagai pakan tambahan untuk induk ikan gurami.
Cite
CITATION STYLE
Usman, Z., Kurniaji, A., Yunarty, Y., Supryady, S., Renitasari, D. P., & Prisilia, K. (2023). Penggunaan Daun Sente (Alocasia macrosrhitia) Sebagai Pakan Tambahan pada Pembenihan Ikan Gurami (Osphronemus goramy Lac.) dengan Kepadatan Telur yang Berbeda. Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan Dan Budidaya Perairan, 18(1), 1–13. https://doi.org/10.31851/jipbp.v18i1.8337
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.