Ketersediaan Air Embung untuk Memenuhi Kebutuhan Air di Kawasan Kampus Jatinangor Universitas Padjadjaran

  • Bustomi Z
  • Hendarmawan H
  • Zakaria Z
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pengaruh dari pemanasan global salah satunya adalah perubahan pola cuaca. Perubahan tersebut menyebabkan debit sungai pada musim penghujan sangat tinggi sedangkan musim kemarau sangat rendah. Hal tersebut berdampak terhadap kebutuhan air baku dan konsumtif di sekitar kampus tidak terpenuhi sepanjang tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mensimulasikan ketersediaan air dalam memenuhi kebutuhan air di sekitar kampus Jatinangor Universitas Padjadjaran. Metode yang digunakan adalah model debit F. J Mock dengan 80% nilai probabilitas debit andalan serta pola perhitungan 15 hari. Hasil menunjukan debit yang masuk ke dalam tampungan tinggi dengan debit terbesar pada fase kedua bulan Februari sebesar 54,68 liter/detik sehingga air yang dikeluarkan di outlet cukup tinggi. Namun sangat rendah ketika masuk pada bulan Juni. Tetapi dengan jumlah cadangan air yang ada dalam tampungan tetap bisa memenuhi kebutuhan air walaupun pada fase kedua bulan september selisih antara volume air didalam tampungan dengan air yang dipakai sangat tipis yaitu selisih 4.500 m 3. Dengan demikian, dengan adanya embung ini air yang ditampung pada saat musim hujan bisa memenuhi kebutuhan air di sekitar kampus pada saat musim kemarau dan efektif pula dalam mengurangi resiko banjir di bagian hilir

Cite

CITATION STYLE

APA

Bustomi, Z. M. A., Hendarmawan, H., & Zakaria, Z. (2021). Ketersediaan Air Embung untuk Memenuhi Kebutuhan Air di Kawasan Kampus Jatinangor Universitas Padjadjaran. Dinamika Rekayasa, 17(2), 149. https://doi.org/10.20884/1.dr.2021.17.2.391

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free