Abstract
Perguruan tinggi adalah tempat siswa memperoleh pengetahuan sesuai disiplin ilmu tertentu. Siswa sebagai agen perubahan harus mengabdikan dirinya kepada masyarakat baik saat belajar maupun setelah lulus dari kampusnya. Salah satu cara untuk menjadikan siswa menjadi agen perubahan adalah dengan mengikuti program kampus mengajar merdeka belajar. Kampus mengajar merupakan bentuk pelaksanaan MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) dan suatu bentuk asistensi mengajar disatuan pendidikan di sekolah dengan indikasi (3T) tertinggal, terdepan, dan terluar. Kampus mengajar dapat memberikan mahasiswa pengalaman mendampingi dan membantu guru di sekolah meningkatkan literasi, numerasi dan adaptasi teknologi pada tingkat pendidikan dasar salah satunya adalah Sekolah Dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan literasi, numerasi dan adaptasi teknologi sehingga berdampak pada siswa dan guru di SD Negeri 56 Balangdidi Bulukumba. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah mahasiswa KM 6 dan Guru Pamong Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik Miles & Huberman. Teknik keabsahan data meliputi standar kredibilitas, standar transferabilitas, standar dependabilitas dan standar konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi, numerasi, adaptasi teknologi dan administrasi sekolah berdampak bagi sekolah, berdampak bagi siswa dan berdampak bagi guru.
Cite
CITATION STYLE
Yurni Ulfa, A., Satnawati, S., Mutiah, H., Asra, A. A., & Ina Syam, N. (2024). Mahasiswa Kampus Mengajar Angkatan 6 Berdampak. JURNAL PTI (PENDIDIKAN DAN TEKNOLOGI INFORMASI) FAKULTAS KEGURUAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITA PUTRA INDONESIA “YPTK” PADANG, 29–36. https://doi.org/10.35134/jpti.v11i1.191
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.