Abstract
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik sebaran suhu perairan laut, salinitas, klorofil-a dan mengestimasi keberadaan ikan karang pada bulan Februari-Maret 2020 di perairan Pulau Simeulue Provinsi Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan kuantitatif. Data suhu, salinitas dan klorofil diolah menggunakan software Ocean Data View versi 4.4 (ODV), Pembuatan peta menggunakan Software ArcGis versi 10.2. Suhu perairan laut Pulau Simeulue pada Tahun 2017 relatif tertinggi dengan nilai suhu 27.5-34°C dan terendah dengan nilai suhu 26-3°C. Salinitas permukaan laut Pulau Simeulue pada tahun 2017 tertinggi terjadi pada bulan Desember dengan nilai 31-36 psu, terendah terjadi pada bulan Januari dengan nilai 30–35.50 psu. Sebaran klorofil-a pada tahun 2017 Pulau Simeulue adalah 0–2.25mg/m³. Nilai sebaran klorofil-a tertinggi terjadi pada bulan Januari yaitu 0–2.25 mg/m³ dan terendah terjadi pada bulan November yaitu 0–0.4mg/m³. Sebaran Paracanthurus hepatusdi Pulau Simeulue diestimasi terdapat pada suhu maksimum 34.5°C dan suhu minimum 28.50°C. Sebaran Amphirion polymnus di Pulau Simeulue diduga terdapat pada suhu maksimum 34.61°C dan minimum 27°C. Sebaran Lutjanus argentimaculatu di Pulau Simeulue diduga terdapat pada suhu maksimum 35.61°C dan minimum 21.42°C. Sebaran Epinephelus fuscoguttatus di Pulau Simeulue diduga terdapat pada suhu maksimum 34.61°C dan suhu minimum 28°C.
Cite
CITATION STYLE
Edwarsyah, Mr. (2021). KARAKTERISTIK SUHU, SALINITAS DAN KLOROFIL-A DI PULAU SIMEULUE PROVINSI ACEH UNTUK MENGESTIMASI ZONASI IKAN. JFMR-Journal of Fisheries and Marine Research, 5(3), 499–507. https://doi.org/10.21776/ub.jfmr.2021.005.03.1
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.