MEMBANGUN PROFESIONALISME GURU DALAM ERA GLOBALISASI

  • Khairuddin K
N/ACitations
Citations of this article
18Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Profesi guru pada dewasa ini  sering dikategorikan sebagai  profesi yang paling mendekati  profesi penuh sebagaimana halnya dengan dokter, akuntan, pengacara, dan apoteker yang bersifat profesi, bernomor register, dan memiliki kode etik keprofesionalan sehingga guru benar-benar menjadi profesi yang membanggakan setara dengan profesi-profesi lainnya. Dari sini diharapkan dapat dijadikan tonggak kebangkitan guru untuk senantiasa terus meningkakan profesionalismenya dan sebagai upaya agar profesi guru menjadi daya tarik bagi siswa terbaik di negeri ini untuk menjadi guru. Dalam menjalankan tugasnya, guru lebih bersifat sebagai fasilitator sehingga siswa dapat berkembang menjadi dewasa yang utuh, maka dari itu model yang diutamakan adalah siswa yang aktif dan dominan. Tugas guru adalah memberi fasilitas agar siswa akhirnya belajar, mengolah bahan sehingga mengerti dan berkembang diri menjadi lebih dewasa. Guru harus lebih merangsang siswa untuk belajar, memberi dukungan, dan motivasi agar siswa mau terus belajar. Selain itu juga guru memberi tantangan kepada siswa, apa yang telah ditemukan oleh guru dipersoalkan sehingga siswa mengeluarkan segala pemikirannya untuk menjawab persoalan yang didiskusikan tersebut. Kemudian guru dan siswa mencari solusi bersama dan saling mengomunikasikan pemikiran masing-masing.

Cite

CITATION STYLE

APA

Khairuddin, K. (2020). MEMBANGUN PROFESIONALISME GURU DALAM ERA GLOBALISASI. EDUKASI, 8(1), 78–89. https://doi.org/10.32520/judek.v8i1.1112

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free