Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Daun Dandang Gendis (Clinacanthus nutans (Burm F) Lindau) Terhadap Daya Analgetik Dan Gambaran Makroskopis Lambung Mencit

  • Klau M
  • Hesturini R
N/ACitations
Citations of this article
1.6kReaders
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Dandang gendis (Clinacanthus nutans (Burm f.) Lindau) adalah salah satu tanaman yang digunakan untuk berbagai pengobatan di Indonesia. Salah satu kegunaannya adalah sebagai obat analgetik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian ekstrak daun dandang gendis terhadap daya analgetik dan gambaran makroskopis pada lambung tikus putih. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan acak lengkap pola searah. Hewan uji yang digunakan dibagi dalam 5 kelompok uji yang setiap kelompok terdiri dari 5 ekor: kelompok I sebagai kontrol negatif tikus yang hanya diberikan sejumlah ekivalen Na-CMC 1%, kelompok II sebagai kontrol positif diberikan asetosal 500mg/KgBB, kelompok III diberi perlakuan ekstrak dengan dosis 450mg/KgBB, kelompok IV perlakuan ekstrak dengan dosis 500mg/KgBB, kelompok V diberi perlakuan ekstrak dengan dosis 550mg/KgBB. Semua kelompok diberikan induksi asam asetat sebagai mediator nyerinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun Dandang Gendis memiliki efek memiliki efek analgetik dan aman digunakan sebagai analgesik dengan dosis 500mg/kgBB.

Cite

CITATION STYLE

APA

Klau, M. H. C., & Hesturini, R. J. (2021). Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Daun Dandang Gendis (Clinacanthus nutans (Burm F) Lindau) Terhadap Daya Analgetik Dan Gambaran Makroskopis Lambung Mencit. Jurnal Farmasi & Sains Indonesia, 4(1), 6–12. https://doi.org/10.52216/jfsi.v4i1.59

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free