Pemanfaatan Ekstrak Nikotin dari Limbah Puntung Rokok menjadi Insektisida

  • Erian F
  • Muarif A
  • ZA N
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
69Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Insektisida adalah jenis pestisida untuk memberantas serangga. Nikotin adalah senyawa alkaloid utama dalam daun tembakau yang aktif sebagai insektisida. Nikotin pada penelitian ini diperoleh dari hasil ekstraksi dari limbah puntung rokok. Tujuan dari penelitian adalah mempelajari pengaruh variabel waktu ekstraksi dan volume pelarut pada jenis sampel yang digunakan,  menentukan rendemen dan densitas nikotin dari sampel yang digunakan, menentukan pengaruh nikotin terhadap presentase kematian serangga, dan mengetahui kandungan insektisida yang dihasilkan menggunakan GC-MS (Gas Chromatography Mass Spectrometry). Metode yang digunakaan untuk memperoleh ekstrak nikotin adalah metode ekstraksi maserasi dengan menggunakan pelarut etanol absolute 96%. Berdasarkan hasil penelitian, sampel terbaik terdapat pada variasi waktu ekstraksi 72 jam dengan volume pelarut 250 ml dengan rendemen tertinggi yaitu 15,07%, densitas sebesar 1,0014 gr/ml, dan presentase kematian serangga tertinggi sebesar 86%. Kandungan insektisida pada uji menggunakan GC-MS adalah nikotin sebesar 71,85%, dan fenol sebesar 28,15%. Hal disebabkan karena semakin lama waktu ekstraksi dan semakin banyak volume pelarut maka semakin tinggi rendemen dan densitas nikotin yang dihasilkan serta semakin tinggi pula presentase kematian serangga.

Cite

CITATION STYLE

APA

Erian, F. O., Muarif, A., ZA, N., Ginting, Z., & Zulnazri, Z. (2022). Pemanfaatan Ekstrak Nikotin dari Limbah Puntung Rokok menjadi Insektisida. Jurnal Teknologi Kimia Unimal, 11(2), 258–266. https://doi.org/10.29103/jtku.v11i2.9465

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free