PENGARUH PENAMBAHAN BITTERN PADA LIMBAH CAIR DARI PROSES PENCUCIAN INDUSTRI PENGOLAHAN IKAN

  • Purwaningsih D
N/ACitations
Citations of this article
32Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Limbah cair proses pencucian pada industri pengolahan ikan mengandung TSS, BOD, COD yang kadarnya melebihi baku mutu, maka dari itu diperlukan pengolahan sebelum dibuang ke badan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas bittern dalam menurunkan kadar TSS limbah cair. Bittern mengandung magnesium dengan kekuatan ion yang tinggi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai koagulan. Penelitian ini diawali dengan mengkondisikan limbah cair agar mempunyai pH 11, kemudian ditambahkan bittern sebanyak 10, 20, 30 dan 40% dari volume limbah cair yang digunakan. Selanjutnya dilakukan proses jartest, dengan kecepatan pengadukan awal 100 rpm selama 3 menit, dilanjutkan dengan pengadukan lambat 50 rpm selama 15, 30, 45, 60, dan 75 menit. Hasil terbaik diperoleh pada waktu pengadukan 30 menit dengan penambahan koagulan sebesar 40% dengan hasil akhir TSS 80 mg.L-1, BOD 48,63 mg.L-1, COD 93,50 mg.L-1.

Cite

CITATION STYLE

APA

Purwaningsih, D. Y. (2017). PENGARUH PENAMBAHAN BITTERN PADA LIMBAH CAIR DARI PROSES PENCUCIAN INDUSTRI PENGOLAHAN IKAN. Jurnal IPTEK, 21(1), 43. https://doi.org/10.31284/j.iptek.2017.v21i1.87

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free