Abstract
Menarche merupakan menstruasi yang pertama kali dialami wanita, dimana secara fisik ditandai dengan keluarganya darah dari vagina akibat peluruhan lapisan endometrium, menarche terjadi pada periode pertengahan pubertas atau yang biasa terjadi 6 bulan setelah mencapai puncak percepatan pertumbuhan (Pertiwi D. F. 2018). Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional,yaitu jenis penelitian yang mendeskripsikan, meneliti, dan menjelaskan sesuatu yang di pelajari apa adanya, dan menarik kesimpulan dari fenomena yang dapat di amati dengan menggunakan angka-angka. Desain penelitian ini dilakukan untuk megetahui adanya hubungan tingkat mestruasi dan aktivitas fisik dengan siklus menstruasi pada remaja putri kelas IV dan V SDN 12 Sa’dan Berdasarkan analisis data menggunakan uji Chi-square, diperoleh nilai p = 0,003 (p < 0,05) yang menunjukkan bahwa dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kesiapan menghadapi menarche pada siswi kelas IV dan V di SDN 12 Sa’dan tahun 2025. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 12 Sa’dan Kecamatan Sa’dan kabupaten Toraja Utara pada tanggal 11 Juni 2025, Kelas IV dan V dengan jumlah responden sebanyak 35 siswi. Kesimpulan dalam penelitian menunjukan adanya hubungan Tingkat penegtahun dan dukungan keluarga dengan menghadapi menarche siswi kelas IV dan V SDN 12 Sa’dan.
Cite
CITATION STYLE
Rapang, A., Tarnoto, T., & Christy, J. (2025). HUBUNGAN INGKAT PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KESIAPAN MENGHADAPI MENARCHE SISWI KELAS IV DAN V SDN 12 SA’DAN TAHUN 2025. Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif, 9(2), 278–192. https://doi.org/10.56437/jikp.v9i2.316
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.