Abstract
Indonesia saat ini menghadapi beban ganda penyakit, yaitu penyakit menular dan Penyakit Tidak Menular. Perubahan pola penyakit tersebut sangat dipengaruhi antara lain oleh perubahan lingkungan, perilaku masyarakat, transisi demografi, teknologi, ekonomi dan sosial budaya. Peningkatan beban akibat PTM sejalan dengan meningkatnya faktor risiko yang meliputi meningkatnya tekanan darah, gula darah, indeks massa tubuh atau obesitas, pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, dan merokok serta alkohol. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah Meningkatkan pengetahuan Keterampilan SDM Kesehatan ( kader) tentang Pemeriksaan Faktor Resiko PTM dan untuk Meningkatkan Pengetahuan Keterampilan masyarakat (kader) tentang Pengukuran Faktor Resiko PTM (Khusus Hipertensi). Metode yang digunakan yaitu pendidikan kesehatan dengan ceramah dan demonstrasi. Kegiatan ini menghasilkan kader yang mampu melakukan pemeriksaan dan pengukuran factor resiko PTM, di mana data ini sangat di butuhkan sebagai langkah awal dalam menemukan kasus dini PTM di tingkat dasar yang nantinya bisa di gunakan oleh pemegang program puskesmas khusus PTM. Dengan demikian diharapkan peran serta dari Kader tersebut untuk mencegah dan menemukan kasus lebih dini bisa di lakukan.
Cite
CITATION STYLE
Mardiatun, M., Dramawan, A., & Fathoni, A. (2023). Manajemen pencegahan penyakit tidak menular melalui pemberdayaan SDM kesehatan (KADER) di wilayah kerja Puskesmas Suranadi Lombok Barat NTB. Indonesia Berdaya, 5(1), 305–310. https://doi.org/10.47679/ib.2024677
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.