KOLABORASI AKADEMISI DAN KOMUNITAS MASJID EMPAT PILAR DALAM PELATIHAN REMAJA MASJID 2.0 DI KAMPUNG CAPING KOTA PONTIANAK

  • Maryuni S
  • Suwarso W
  • Sudagung A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
24Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan kolaborasi antara akademisi dan komunitas sosial dalam melakukan pemberdayaan masyarakat berbasis masjid. Beberapa tahun ke belakang, Badan Intelejen Nasional (BIN) Republik Indonesia mengeluarkan rilis bahwa radikalisme telah menyebar di kalangan masjid. Keberadaan remaja masjid sering kali masih belum menjadi perhatian untuk membendung radikalisme yang banyak menyasar anak muda. Kampung Caping dirancang untuk menjadi destinasi wisata terpadu dengan kearifan lokal yang menyediakan beragam paket wisata di satu tujuan. Kemungkinan meningkatnya pengunjung dari banyak kalangan dan asal lokasi membuat kawasan tersebut perlu untuk disiapkan penyangga, khususnya dalam hal penyebaran isu radikalisme. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode kolaborasi antara komunitas sosial dan akademisi, melalui ceramah dan diskusi terpimpin. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa upaya menyambung ilmu di kalangan akademisi dengan perantara komunitas sosial berhasil dilakukan. Pola komunikasi dan pendekatan yang lebih membumi membuat sambutan dari warga lokasi kegiatan sangat baik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Maryuni, S., Suwarso, W. A., Sudagung, A. D., Rusdiono, R., Pardi, P., Putri, V., … Ramdhani, H. (2022). KOLABORASI AKADEMISI DAN KOMUNITAS MASJID EMPAT PILAR DALAM PELATIHAN REMAJA MASJID 2.0 DI KAMPUNG CAPING KOTA PONTIANAK. Diklat Review : Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Pelatihan, 6(2), 175–181. https://doi.org/10.35446/diklatreview.v6i2.770

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free