Abstract
Sambiloto (Andrographis paniculata (Burm.f.) Ness) mengandung andrografolid, neoandrografolid, dan senyawa flavonoid yang telah diketahui apigenin-7,4’-di-O-metil eter, 5- hidroksi7,8,2’,3’tetrametoksiflavon, dihidroksi-dimetoksiflavon. Flavonoid berpotensi sebagai antioksidan dan mempunyai aktivitas sebagai anti bakteri, anti inflamasi, anti alergi dan anti thrombosis. Struktur kimia obat dapat menjelaskan sifat obat dan keterkaitan unit struktur dan molekul obat dengan aktivitas biologinya. Senyawa dengan gugus fungsi yang sama dapat memberikan respon biologis yang sama karena bekerja pada reseptor yang sama. Telah dilakukan penentuan kandungan flavonoid total ekstrak etanol sambiloto menggunakan metode Chang, identifikasi menggunakan metode spektrofotometri. Hasil pengukuran menunjukkan kandungan flavonoid total ekstrak etanol sambiloto sebesar 46,322 g/kg. Kata
Cite
CITATION STYLE
Ridwan Rais, I. (2015). ISOLASI DAN PENENTUAN KADAR FLAVONOID EKSTRAK ETANOLIK HERBA SAMBILOTO (Andrographis paniculata (BURM.F.) NESS). Pharmaciana, 5(1). https://doi.org/10.12928/pharmaciana.v5i1.2292
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.