Abstract
Kehamilan merupakan periode pertumbuhan dan perkembangan janin disertai dengan perubahan fisiologis dan imunologis ibu sehingga lebih rentan mengalami infeksi, termasuk infeksi COVID-19. Kehamilan yang disertai dengan infeksi COVID-19 meningkatkan risiko terjadinya komplikasi terhadap ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi terjadinya komplikasi post Section Caesarea pada ibu hamil dengan infeksi COVID-19. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan melakukan pengamatan data rekam medis di RSPAL dr. Ramelan Surabaya periode Maret 2020 – Maret 2023. Dari total 100 sampel, terdapat 58 kasus yang terkonfirmasi COVID-19 dengan 8 kasus (32,0%) komplikasi kardiovaskular berupa 6 kasus (75,0%) komplikasi PPH dan 2 kasus (25,0%) komplikasi infeksi luka operasi. Prevalensi komplikasi pada saluran pernapasan didapatkan 13 kasus (52,0%) berupa 9 kasus (69,2%) komplikasi pneumonia dan 4 kasus (30,8%) komplikasi ARDS. Komplikasi sepsis didapatkan 1 kasus (4,0%) dan 3 kasus (12,0%) komplikasi kematian pada ibu. Hasil analisis data mengunakan uji Koefisien Kontingensi menunjukkan nilai p-value = 0,001 (p < α). Terdapat hubungan antara infeksi COVID-19 dengan peningkatan prevalensi terjadinya komplikasi pada ibu hamil dan post Sectio Caesarea. Sehingga dalam penelitian ini didapatkan 25 kasus (43,1%) komplikasi post Sectio Caesarea pada ibu hamil dengan infeksi COVID-19 dan terdapat peningkatan prevalensi terjadinya komplikasi pada ibu hamil dengan infeksi COVID-19 post Sectio Caesarea.
Cite
CITATION STYLE
Utami, N. R., Herdiyantini, M., Budiarti, R., & Harnanik, T. (2024). Prevalensi Terjadinya Komplikasi pada Ibu Hamil dengan Infeksi Covid-19 Post Sectio Caesarea. Jurnal Kesehatan, 13(1), 16–23. https://doi.org/10.46815/jk.v13i1.187
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.