KELAPA SAWIT DAN PUNAHNYA BAHASA LOKAL

  • Sahril S
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kehadiran kelapa sawit di tengah masyarakat sebenarnya adalah untuk menambah penghasilan bagi masyarakat setempat. Akan tetapi, di sebalik itu semua ada sektor yang dirugikan, yaitu lingkungan dan ekologi yang berdampak pada punahnya flora dan fauna setempat. Punahnya flora dan fauna berdampak pula pada punahnya bahasa lokal yang ada di daerah tersebut. Di antara bahasa yang punah adalah penamaan untuk flora dan fauna yang punah itu. Melalui kajian ekolinguistik ditemukan penyebab punahnya bahasa lokal. Dari hasil penelitian, ditemukan ada 49 nama flora dan fauna yang tidak lagi diketahui oleh penuturnya, khususnya di kalangan generasi muda.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sahril, S. (2013). KELAPA SAWIT DAN PUNAHNYA BAHASA LOKAL. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 2(1), 43. https://doi.org/10.26499/rnh.v2i1.54

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free