Abstract
Latar Belakang : Data survei rumah tangga berskala nasional yang dilakukan oleh Indonesia Nasional Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS) tahun 2022 menunjukkan bahwa 1 dari 3 remaja (34,9%) atau setara dengan 15,5 juta memiliki masalah kesehatan mental dalam 12 bulan terakhir. Salah satu faktor utama yang mempengaruhi Kesehatan mental remaja adalah pola asuh orang tua. Pola asuh orang tua tercermin dari sikap dan interaksi orang tua dengan anak dalam kehidupan sehari – hari. Sikap maupun interaksi orang tua tercermin dalam kehidupan sehari–hari. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua terhadap kesehatan mental remaja di SMP Negeri 1 Wirosari.Metode : penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi, dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian dilakukan menggunakan teknik random sampling sejumlah 247 responden.Hasil : hasil sampel 247 remaja mengalami gangguan kesehatan mental sebanyak (37.2%) dan remaja tidak mengalami gangguan kesehatan mental sebanyak (63,9%). Sebagian besar pola asuh orang tua menerapkan tipe pola asuh demokratis yaitu sebanyak 134 (53,2%), Kesimpulan : berdasarkan dari penelitian terdapat ada hubungan pola asuh orang tua terhadap kesehatan mental remaja di SMP Negeri 1 Wirosari. Kata Kunci: pola asuh orang tua, kesehatan mental remaja.
Cite
CITATION STYLE
Dwiyanti, Y., Yastirin, P. A., & Permatasari, A. S. (2025). STUDI KORELASI : KESEHATAN MENTAL REMAJA DITINJAU DARI POLA ASUH ORANG TUA. The Shine Cahaya Dunia Kebidanan, 10(02), 122. https://doi.org/10.35720/tscbid.v10i02.877
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.