The Resilience of The Indigenous Community of Kampung Kuta In Conserving Forest With Local Wisdom

  • Hilman I
  • Rosali E
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Masyarakat adat memiliki banyak kekayaan pengetahuan untuk melestarikan hutan berlandaskan pada kearifan lokal. Pengetahuan lokal yang dimiliki masyarakat adat diperoleh dari pengalaman para leluhur yang dijadikan pedoman untuk berinteraksi dengan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kearifan lokal Kampung Kuta dalam pelestarian hutan sebagai bentuk ketangguhan masyarakat adat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk kearifan lokal dalam pelestarian hutan bersumber pada kepercayaan atau tradisi adat istiadat leluhur yang memposisikan hutan sebagai tempat keramat. Cara dan bentuk penghormatan terhadap hutan adalah diberlakukannya aturan dan larangan ketika memasuki hutan. Tradisi leluhur dalam menjaga hutan terbukti membuat kampung tidak pernah kekurangan air selama musim kemarau atau kebanjiran pada musim hujan, padahal lokasinya berada di lembah. Bentuk kearifan lokal dalam pelestarian hutan ini memiliki rasionalitas dan berpotensi untuk dijadikan sumber dan bahan ajar geografi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hilman, I., & Rosali, E. S. (2022). The Resilience of The Indigenous Community of Kampung Kuta In Conserving Forest With Local Wisdom. Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series, 5(4), 393. https://doi.org/10.20961/shes.v5i4.69116

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free