Perbandingan Teori 4 Dimensi Keagamaan (4BDRS) dan Teori Tahapan Iman Fowler untuk Riset Psikologi Agama di Indonesia

  • Lindawati L
  • Martoyo I
N/ACitations
Citations of this article
93Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Banyak usaha penelitian psikologi agama di Indonesia sudah dilakukan, namun sedikit studi yang berlandaskan suatu teori yang cukup teruji. Riset dalam bidang psikologi agama sering juga bertambah sulit dengan adanya sikap yang memusuhi bidang psikologi atau agama. Dalam review singkat ini, dua teori yang berkembang dalam penelitian internasional dan memperoleh cukup banyak perhatian dalam penelitian psikologi agama di Indonesia akan diperbandingkan. Teori 4 Dimensi Keagamaan (Saroglou) menyediakan pendekatan multidimensi terhadap keagamaan, yang melibatkan aspek: (1) Kognitif (Kepercayaan), (2) Afektif (Ikatan emosional), (3) Perilaku (Tindakan), dan (4) Komunitas (Kebersamaan). Di sisi lain, Teori Tahapan Iman dari James Fowler memberikan kerangka untuk mendiskusikan struktur jiwa yang menjadi wadah manifestasi iman pada tahapan perkembangan jiwa tertentu yang terlepas dari konten iman yang spesifik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Lindawati, L., & Martoyo, I. (2022). Perbandingan Teori 4 Dimensi Keagamaan (4BDRS) dan Teori Tahapan Iman Fowler untuk Riset Psikologi Agama di Indonesia. Indonesian Journal for The Psychology of Religion, 1(2), 79–96. https://doi.org/10.24854/ijpr585

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free