Abstract
Pendahuluan: Konstipasi merupakan permasalahan digestif yang kerap terjadi di masyarakat, khususnya pada anak-anak. Masa kanak-kanak merupakan periode terbaik dalam berbagai aspek kehidupan, maka problematika kesehatan ini memerlukan atensi lebih agar meningkatkan kualitas hidup dan membangun generasi yang lebih sehat. Melatarbelakangi inkonsistensi penelitian terdahulu, peneliti tertarik untuk meneliti kembali hubungan antara aktivitas fisik dengan konstipasi pada anak pra-remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan konstipasi pada santri pondok pesantren di Kabupaten Sidoarjo Metode: Jenis penelitian yang dilakukan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Pengambilan data dilakukan pada dua pondok pesantren di Kabupaten Sidoarjo. Sebanyak 191 sampel memenuhi kriteria inklusi, kemudian dari data yang diperoleh akan dilakukan analisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Pada analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square didapatkan p-value sebesar 0.307 (>0.05). Hal tersebut menandakan bahwa aktivitas fisik tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian konstipasi pada penelitian ini. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan konstipasi pada santri pondok pesantren di Kabupaten Sidoarjo.
Cite
CITATION STYLE
Moedjiono, B. J., Rokhayati, E., & Putra, D. A. (2023). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Konstipasi Pada Santri Pondok Pesantren di Kabupaten Sidoarjo. Plexus Medical Journal, 2(2), 70–76. https://doi.org/10.20961/plexus.v2i2.607
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.