Abstract
Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kondisi sosial ekonomi warga di kawasan wisata yang terdampak pandemi Covid-19, seperti Nusa Penida adalah dengan pemanfaatan sumberdaya lokal yang bernilai ekonomis sekaligus bermanfaat bagi kesehatan, seperti teh kelor-jahe. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam membuat teh kelor-jahe. Kegiatan ini dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu: sosialisasi, pretest, penyampaian materi, posttest, demonstrasi dan pelatihan pembuatan teh kelor-jahe, uji sensoris dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan tentang bahan baku dan pembuatan teh kelor-jahe, peningkatan keterampilan dalam membuat teh kelor-jahe, leaflet sebagai media edukasi yang telah memperoleh sertifikat HAKI, serta dihasilkan produk teh-kelor jahe yang dapat diterima secara sensoris dan terbukti mengandung flavonoid, tannin, polifenol, dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan. Kegiatan ini diharapkan dapat dilanjutkan dengan kerjasama dan pembentukan tim untuk perizinan produk dan pemasarannya.
Cite
CITATION STYLE
Habibah, N., & Dewi, N. N. A. (2023). Pelatihan Pembuatan Teh Kelor-Jahe Sebagai Minuman Fungsional Kesehatan di Desa Ped, Nusa Penida. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) TABIKPUN, 3(3), 211–220. https://doi.org/10.23960/jpkmt.v3i3.100
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.