EDUKASI RISIKO KEHAMILAN DAN KELUARGA BERENCANA PADA WANITA USIA SUBUR (WUS) DI DUSUN PRINGGOLAYAN, KABUPATEN BANTUL

  • Matahari R
  • Meldi P
  • Nadiah U
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
34Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penggunaan KB dapat mengatasi risiko kesehatan reproduksi salah satunya adalah kehamilan 4T, yaitu hamil dalam usia terlalu tua (usia >35 tahun), hamil dalam usia terlalu muda (usia <20 tahun), terlalu sering atau terlalu dekat jarak kehamilan (usia <2 tahun) dan terlalu banyak anak (>4 orang). Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendeskripsikan perubahan pengetahuan dan sikap wanita subur (WUS) terkait risiko kehamilan dan penggunaan metode KB. Metode intervensi yang dilakukan adalah edukasi menggunakan media leaflet kesehatan reproduksi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan menunjukkan hasil terdapat perubahan pengetahuan dan sikap WUS di RT 01,10,11,12,dan 13 Dusun Pringgolayan, Kabupaten Bantul terhadap kehamilan berisiko dan penggunaan metode kontrasepsi. Dampak yang ditimbulkan dari intervensi yang telah dilakukan adalah WUS lebih memahami risiko kehamilan dan manfaat penggunaan metode kontrasepsi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Matahari, R., Meldi, P. A., Nadiah, U., Yuditasari, R., Marselina, S., & Morisa, M. (2020). EDUKASI RISIKO KEHAMILAN DAN KELUARGA BERENCANA PADA WANITA USIA SUBUR (WUS) DI DUSUN PRINGGOLAYAN, KABUPATEN BANTUL. Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 113–118. https://doi.org/10.12928/jp.v4i2.1862

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free