ZUHUD DALAM AL-QUR’AN (STUDI TAFSÎR AL-NÛR)

  • Ridho A
  • Fatcholi I
N/ACitations
Citations of this article
28Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Zuhud adalah menghilangkan kecintaan terhadap sesuatu yang bersifat duniawi yang dapat melalaikan manusia untuk mengingat Allah. Dengan sifat dunia yang bersifat candu tersebut, dapat membuat manusia lupa akan mengingat Allah dan mengutamakan sesuatu yang bersifat duniawi, dalam bentuknya juga dapat dilihat dari perkembangan zaman yang terus berubah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pandangan zuhud dalam masa sekarang dalam Al-Qur’an melalui tafsir Al-Nûr. Peneliti menggunakan metode kualitatif, dengan jenis penelitian kepustakaan,  dan untuk metode analisis data menggunakan deskriptif-analitik. Hasil penelitian yang terkandung dalam tulisan ini menurut Hasbi Ash-Shiddieqy zuhud tidak hanya diartikan sebagai hal yang menjauh dari hal duniawi, akan tetapi menjadikan hal bersifat duniawi tersebut sebagai jalan menuju ketaatan kepada Allah. Adapun aplikasi zuhud diera modern menurut Hasbi Ash-Shiddieqy dimana seseorang memiliki sifat kesederhanaan, kesabaran, wara’, dan keseimbangan hidup dalam hidupnya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ridho, A., & Fatcholi, I. (2021). ZUHUD DALAM AL-QUR’AN (STUDI TAFSÎR AL-NÛR). El-Waroqoh : Jurnal Ushuluddin Dan Filsafat, 5(2). https://doi.org/10.28944/el-waroqoh.v5i2.306

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free