Abstract
Pembangunan infrastruktur berperan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Namun, di Kelurahan Buraen, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, masih ditemukan pembangunan yang kurang efektif dan tidak berkelanjutan. Masalah utama yang dihadapi adalah kualitas infrastruktur yang belum optimal serta rendahnya partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan dan pengawasan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil pembangunan infrastruktur guna mengetahui sejauh mana pelaksanaannya sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Metode yang digunakan mencakup observasi lapangan, wawancara dengan warga dan aparat kelurahan, serta analisis data sekunder dari instansi terkait. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian infrastruktur seperti jalan desa, saluran air, dan fasilitas umum telah dibangun, namun pemeliharaan masih kurang dan kualitasnya tidak merata. Rendahnya keterlibatan warga juga menjadi kendala dalam pencapaian hasil yang optimal. Oleh karena itu, dibutuhkan penerapan prinsip good governance secara konsisten, terutama dalam hal transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik. Kesimpulannya evaluasi ini memberikan gambaran nyata kondisi infrastruktur di Kelurahan Buraen serta menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan di masa depan.
Cite
CITATION STYLE
Nahak, E. D. S., Brain, K. H., Ethelbert, Y. K., Kleden, M., Indriyati, I., & Lawalu, S. P. A. (2025). Penerapan Good Governance dalam Evaluasi Pembangunan Infrastruktur di Kelurahan Buraen Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 5(4), 1551–1560. https://doi.org/10.54082/jamsi.1994
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.