FORMULASI DAN UJI STABILITAS FISIK KRIM ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN KEMANGI (Ocimum x africanum Lour.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus DENGAN VARIASI NILAI HYDROPHILE-LYPHOPHILE BALANCE (HLB) EMULGATOR

  • Robuta M
  • Dewi Ekowati
  • Fitri Kurniasari
N/ACitations
Citations of this article
42Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Jerawat merupakan kondisi permasalahan kulit akibat tersumbatnya pori-pori yang disertai dengan peradangan. Salah satu penyebab jerawat adalah bakteri Staphylococcus aureus. Salah satu tanaman yang dapat digunakan yaitu daun kemangi, pada ekstrak daun kemangi mengandung senyawa flavonoid, tannin, alkaloid, dan saponin yang memiliki aktivitas sebagai antibakteri yang akan dibuat menjadi sediaan krim karena memiliki keunggulan seperti praktis dan mudah diaplikasikan pada wajah dengan menggunakan variasi nilai HLB untuk meihat pengaruh pada stabilitas dan mutu fisik sediaan krim. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimental. Pelarut etanol 96% digunakan untuk ekstraksi daun kemangi melalui metode maserasi. Ekstrak daun kemangi dibuat sediaan krim sebanyak 6 formula, kemudian dilakukan penguian organoleptik, homogenitas, viskositas, daya lekat, daya sebar, tipe emulsi, stabilitas, dan aktivitas dilakukan untuk menghambat bakteri Staphylococcus aureus. Pengujian antibakteri dilakukan menggunakan metode sumuran. Penelitian ini bertujuan menghasilkan krim antibakteri ekstrak daun kemangi dan mengetahui pengaruh variasi nilai HLB emulgator span 60 dan tween 60 terhadap mutu fisik krim. Data dianalisis secara statistik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi emulgator span 60 dan tween 60 mempengaruhi hasil mutu fisik sediaan yaitu viskositas menurun sehingga daya sebar meningkat, dan daya lekat menurun dengan nilai sig < 0,05. Pada hasil penelitian menunjukkan semua sediaan memiliki hasil yang homogen dan memiliki tipe krim M/A. Formula 6 dengan HLB 12 pada perbandingan emulgator span 60 dan tween 60 (1,4% : 3,6%) memberikan stabilitas yang baik dan daya hambat bakteri paling besar diantara formula lainnya yaitu memiliki nilai rata-rata daya hambat 13,53mm dengan kategori sedang.

Cite

CITATION STYLE

APA

Robuta, M. R., Dewi Ekowati, & Fitri Kurniasari. (2025). FORMULASI DAN UJI STABILITAS FISIK KRIM ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN KEMANGI (Ocimum x africanum Lour.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus DENGAN VARIASI NILAI HYDROPHILE-LYPHOPHILE BALANCE (HLB) EMULGATOR. Jurnal Kefarmasian Akfarindo, 44–54. https://doi.org/10.37089/jofar.vi0.1131

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free