Abstract
Cumi-cumi merupakan salah satu komoditi utama ekspor dan komoditi yang potensi ketersediaannya dimonitoring oleh pemerintah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi status pemanfaatan cumi-cumi sebagai bahan pertimbangan keberlanjutan usaha olahan asap berbahan dasar cumi-cumi di Kabupaten Prigi. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah bioekonomi Gordon-Scheafer. Alat tangkap yang digunakan untuk menangkap cumi-cumi, antara lain: pukat cincin 1 kapal, pukat cincin 2 kapal, jaring insang, payang, pancing tonda dan pancing ulur. Produksi rata-rata komoditi cumi-cumi mulai tahun 2014-2022 sebanyak 26.396 Kg dengan upaya standar sebanyak 340 trip per tahun. Kegiatan penangkapan cumi-cumi PPN Prigi dalam status economic overfishing dan biological overfishing karena upaya penangkapan rata-rata riil melebihi jumlah upaya MEY dan MSY. Tingkat pemanfaatan cumi-cumi kecenderungan mendekati over-exploited dan melebihi 17,5% jumlah tangkapan yang diperbolehkan. Kondisi ini dapat mempengaruhi terhadap pemenuhan kebutuhan produksi olahan asap cumi-cumi.
Cite
CITATION STYLE
Purwanti, P., Intyas, C. A., Sofiati, D., Fattah, M., & Anandya, A. (2024). Evaluasi Status Pemanfaatan Cumi-Cumi Sebagai Bahan Pertimbangan Keberlanjutan Usaha Rumahtangga Pengolah Cumi Asap Teluk Prigi Kabupaten Trenggalek. Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik, 8(3), 249–258. https://doi.org/10.46252/jsai-fpik-unipa.2024.vol.8.no.3.434
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.