Pemanfaatan Vesica Urinaria Babi sebagai Extracellular Matrix terhadap Proses Penyembuhan Luka Terbuka pada Tikus Putih

  • Gumawan W
  • Wirata W
  • Gorda W
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Extracellular matrix (ECM) saat ini adalah salah satu yang paling umum digunakan sebagai perancah untuk prosedur rekayasa jaringan. Extracellular matrix (ECM) bisa berasal dari submukosa usus kecil atau vesica urinaria (kandung kemih) babi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kecocokan dan keamanan penggunaan vesica urinaria babi sebagai Extracellular matrix (ECM) terhadap proses kesembuhan luka terbuka pada tikus putih serta mengetahui perubahan yang terjadi pada daerah implan pasca pemberian bahan serbuk vesica urinaria yang diamati secara makroskopis. Tiga puluh dua ekor tikus putih jantan yang akan dipergunakan pada penelitian diadaptasi lingkungan selama 1 minggu dan diberikan pakan komersial (merk pellet 552) dan air minum ad libitum. Tikus dibagi menjadi dua kelompok masing-masing berjumlah 16 ekor. Kelompok I (perlakuan) yaitu 16 tikus pada daerah punggungnya dilukai dengan pisau scalpel sedalam 2 mm dan panjang 2 cm dan diberikan perlakuan bahan Extracellular matrix yang berasal dari vesica urinaria babi. Kelompok II (kontrol) yaitu 16 tikus diperlakukan sama dengan kelompok I dan tidak diberi perlakuan. Monitoring keamanan bahan matriks dilakukan pengamatan perkembangan kesembuhan luka pada 24 jam, hari ke 5, hari ke-10, dan hari ke-15 pasca operasi dengan pengamatan makros (kemerahan, bengkak, dan keropeng). Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pemberian bahan Extracellular matrix mempercepat proses kesembuhan luka dibandingkan kelompok kontrol dengan tanda luka tertutup sempurna pada hari ke-15.

Cite

CITATION STYLE

APA

Gumawan, W. H., Wirata, W., Gorda, W., & Sudimartini, L. M. (2020). Pemanfaatan Vesica Urinaria Babi sebagai Extracellular Matrix terhadap Proses Penyembuhan Luka Terbuka pada Tikus Putih. Buletin Veteriner Udayana, 74. https://doi.org/10.24843/bulvet.2020.v12.i01.p13

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free