ALOPESIA AREATA DENGAN TERAPI KOMBINASI INJEKSI PLATELET-RICH PLASMA (PRP) DAN TRIAMSINOLON ASETONID INTRALESI

  • Pramita N
  • Sudarsa P
  • Praharsini I
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Alopesia areata (AA) merupakan penyakit autoimun yang ditandai dengan kehilangan rambut dari kulit kepala secara mendadak. Pengobatan AA cukup sulit, sehingga memerlukan gabungan lebih dari satu modalitas terapi. Laki-laki berusia 29 tahun dilaporkan dengan keluhan rambut rontok pada bagian oksipital dan temporal kanan kulit kepala hingga menimbulkan kebotakan setempat. Tidak ada keluhan rasa gatal dan nyeri pada daerah tersebut. Keluhan ini diderita oleh pasien sejak 2 bulan yang lalu. Berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang, pasien didiagnosis dengan AA. Penatalaksanaan yang diberikan berupa terapi intralesi kombinasi memberikan hasil yang memuaskan.  Meskipun penegakan diagnosis AA cukup mudah, penanganan AA cenderung sulit dan masih menjadi tantangan bagi klinisi. Hal ini disebabkan oleh kurangnya uji coba terkontrol secara acak untuk penatalaksaan AA dan adanya aspek psikologis dari AA yang dapat menimbulkan rasa cemas hingga depresi. Terapi kombinasi yang diberikan berupa injeksi triamsinolon asetonid intralesi kemudian dilanjutkan dengan injeksi platelet-rich plasma (PRP) intralesi dengan interval 3 minggu pada setiap sesinya. Setelah 5 bulan pemberian terapi intralesi kombinasi didapatkan hasil yang memuaskan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Pramita, N. Y. M., Sudarsa, P. S. S., & Praharsini, I. G. A. A. (2022). ALOPESIA AREATA DENGAN TERAPI KOMBINASI INJEKSI PLATELET-RICH PLASMA (PRP) DAN TRIAMSINOLON ASETONID INTRALESI. Media Dermato-Venereologica Indonesiana, 49(1), 17–21. https://doi.org/10.33820/mdvi.v49i1.217

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free