Abstract
Gedung Hindarto Joesman Fakultas Kedokteran adalah salah satu gedung perkuliahan di Universitas Jenderal Achmad Yani yang terdiri dari 4 lantai dan memiliki luas bangunan sebesar 4125,6 m². Gedung tersebut memiliki kualitas sinyal jaringan LTE indoor yang masih rendah serta level sinyalnya kecil. Hal ini disebabkan oleh konstruksi dan material didalam gedung yang dapat melemahkan kualitas sinyal LTE yang diterima. Kondisi tersebut membuat Gedung Fakultas Kedokteran UNJANI membutuhkan instalasi jaringan indoor tersendiri untuk memenuhi kebutuhan user didalam gedung. Maka dilakukan perencanaan Indoor Building Coverage menggunakan jaringan LTE pada operator Indosat Ooredoo dan memperhitungkan nilai dari parameter Radio Frequency (RF) yaitu Reference Signal Received Power (RSRP) dan Signal to Interference Noise Ratio (SINR). Proses perhitungan coverage planning pada perencanaan jaringan indoor menggunakan model propagasi Cost 231 Multi Wall Model dan disimulasikan pada software Radiowave Propagation Simulator 5.4. Berdasarkan hasil simulasi didapatkan nilai rata-rata RSRP sebesar -20,59 dBm dan SINR sebesar 34,30 dB. Nilai rata-rata tersebut dapat memenuhi kualitas sinyal diarea dalam gedung sebesar 89,12% untuk RSRP dan 97,45% untuk SINR. Hasil dari perencanaan dan simulasi jaringan Indoor Building telah memenuhi standar parameter RF untuk operator Indosat Ooredoo.
Cite
CITATION STYLE
Lestari, G., Yuliana, H., & Basuki, S. (2022). Simulasi Indoor Building Coverage (IBC) Pada Teknologi Long Term Evolution (LTE) Di Gedung Hindarto Joesman Fakultas Kedokteran UNJANI. Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu Dan Aplikasi Teknik, 21(1), 01–11. https://doi.org/10.55893/jt.vol21no1.436
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.