Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya tindakan body shaming yang dialami oleh remaja, sehingga berpengaruh pada rasa kepercayaan diri. Dengan adanya persepsi pada sebagian orang yang menganggap bahwa bentuk tubuh menjadi standar ideal dalam masyarakat yang kemudian hal ini membuat orang merasa tertantang untuk bisa tampil secara sempurna agar dapat memenuhi standar ideal tersebut dan pada akhirnya hal ini menjadi tekanan dalam diri seseorang karena takut jika tidak diterima dalam masyarakat dan mendapatkan komentar-komentar yang tidak baik jika bentuk tubuh dan warna kulitnya tidak memenuhi standar. Oleh sebab itu, tujuan utama penelitian ini dimaksudkan untuk mengungkap gambaran kepercayaan diri remaja yang mengalami body shaming. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Literature Review. Teknik pengumpulan data berupa kepustakaan, dan mengintegrasikan serta menyajikan data. Data yang digunakan adalah data sekunder. Sumber data diperoleh dari artikel atau jurnal yang berkenaan dengan kepercayaan diri dan body shaming. Teknik menganalisis data pada penelitian ini adalah analisis deskriptif, kemudian menarik kesimpulan dari data yang sudah ada. Hasil analisis dari penelitian ini adalah: Remaja yang mengalami tindakan body shaming akan mengalami rasa kepercayaan diri yang rendah. Remaja yang menerima komentar negatif seperti gemuk, kurus, pendek dan lainnya yang berkaitan dengan bentuk tubuh merasa bahwa mereka tidak dapat memenuhi standar ideal bentuk tubuh di masyarakat. Sehingga hal ini memberikan efek negatif yakni rasa malu yang kemudian tidak mampu untuk bertanggung jawab terhadap dirinya lagi.
Cite
CITATION STYLE
Cahya Noviani, M., & Sa’adah, N. (2023). Gambaran Kepercayaan Diri pada Remaja yang Mengalami Body Shaming. Al-Ihath: Jurnal Bimbingan Dan Konseling Islam, 3(1), 19–33. https://doi.org/10.53915/jbki.v3i1.295
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.