Abstract
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi indikator-indikator yang berpengaruh pada tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Provinsi Banten. Adapun variabel yang dipergunakan pada penelitian ini ialah jumlah penduduk miskin, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan upah minimum di Provinsi Banten. Penelitian ini bersumber dari data sekunder melalui situs web Badan Pusat Statistik (BPS), dan memakai analisa regresi data panel di delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten pada periode 2020-2023. Model yang diterapkan dalam penelitian ini yaitu Fixed Effect Model atau FEM. Adapun hasil penelitian menyimpulkan bahwa (1) jumlah penduduk miskin berpengaruh negatif atas Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT); (2) Indeks Pembangunan Manusia (IPM) memiliki pengaruh negatif dan atas Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT); dan (3) variabel upah minimum memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan atas Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Sebab itu, Rekomendasi kebijakan dapat mencakup metode yang menggabungkan program-program pengentasan kemiskinan yang terjadi akibat pengangguran dan peningkatan indeks pembangunan manusia dengan upaya-upaya untuk mengurangi pengangguran. Pendekatan yang holistik dan terintegrasi seperti memberikan manfaat yang lebih baik dalam meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Kata Kunci: Tingkat Pengangguran Terbuka, Jumlah Penduduk Miskin, Indeks Pembangunan Manusia, Upah Minimum
Cite
CITATION STYLE
Wulandari, F., Fadilla, N., & Wulandari, D. T. (2024). Analisis Pengaruh Jumlah Penduduk Miskin, Indeks Pembangunan Manusia, Upah Minimum terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka Kabupaten/Kota di Provinsi Banten Tahun 2020-2023. Buletin Ekonomika Pembangunan, 5(1). https://doi.org/10.21107/bep.v5i1.25938
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.