Pengalaman Ibu Bersalin Yang Mengalami Rupture Perineum Derajat 3-4 Di RSUD Kabupaten Tangerang

  • Yolandia R
N/ACitations
Citations of this article
27Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Rupture perineum adalah robekan  jalan lahir yang terjadi pada persalinan dengan trouma. Robekan jalan lahir biasanya karena episiotomi, robekan spontan perineum trouma forcep atau vakum ekstrasi.Tujuan dari Penelitian ini adalah Untuk mengetahui Pengalaman Ibu Bersalin yang Mengalami Rupture Perineum Derajat 3-4 Di RSUD Kabupaten Tangerang ada tahun 2015. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan wawancara secara mendalam dan terbuka, penelitian ini dilakukan pada bulan September – November. Hasil penelitian : didapatkan bahwa dari 10 ibu bersalin yang mengalami rupture perineum  derajat 3 berusia 20-31 th 6 diantaranya melahirkan untuk yang pertama kalinya , 7 orang ibu mengalami persalinan dengan alat bantu vakum , dan semua ibu bersalin mengalami kecemasan akan luka jahitan sehingga membuat para ibu mengalami susah buang air besar, dan 80 %  ibu post partum masih belum siap melakukan hubungan suami istri setelah 6 minggu pasca melahirkan. Kesimpulan  :10 ibu bersalin yang mengalami rupture perineum mengalami kecemasan, yang membuat para ibu susah buang air besar dan belum siap untuk melakukan hubungan suami istri setelah 6 minggu pasca melahirkan, dan merasa senang dan puas atas pelayanan rumah sakit RSUD Kabupaten Tangerang.

Cite

CITATION STYLE

APA

Yolandia, R. A. (2018). Pengalaman Ibu Bersalin Yang Mengalami Rupture Perineum Derajat 3-4 Di RSUD Kabupaten Tangerang. Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia, 8(02), 70–79. https://doi.org/10.33221/jiki.v8i02.149

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free