Abstract
Sebagian daerah di Kota Padang, masih sering kita mendengar orang tua yang memiliki anak balita membawa anak ke dukun bayi untuk dipijat dengan beragam alasan. Selain itu ibu bayi belum memiliki keterampilan mandiri dalam melakukan pemijatan pada bayi. Pijat bayi merupakan rangsangan dengan sentuhan yang memiliki efek fisiologi dalam tubuh. Pijat bayi juga dapat menyebabkan interaksi bayi dengan ibu lebih positif, bayi menjadi lebih tenang dan pola tidurnya lebih teratur. Posyandu serunai merupakan salah satu posyandu yang belum pernah mendapatkan edukasi tentang pijat bayi. Tujuan pengabdian ini untuk memperkenalkan pijat bayi yang benar pada ibu yang memiliki bayi di Posyandu Serunai, sehingga diharapkan ibu dapat menerapkan pijat bayi yang baik dan benar dirumah untuk stimulasi tumbuh kembang bayi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan demonstrasi pemijatan bayi. Sebelum kegiatan dimulai dilakukan survei awal, kemudian pelaksanaan kegiatan dilakukan penyuluhan, dan demonstrasi cara pijat bayi yang benar, Terakhir dilakukan monitoring evaluasi dilihat dari frekuensi pelaksanaan pijat bayi mandiri oleh ibu di rumah masing-masing selama satu bulan pasca demonstrasi dengan menggunakan lembar checklist. Hasil kegiatan ini dari 11 orang ibu bayi, 100% ibu melakukan pijat bayi mandiri dirumah, dan 36,4% Ibu rutin melakukan pijat bayi mandiri selama satu bulan, 28,5% bayi mengalami kenaikan berat badan 0,3-0,5 kg. Harapan kedepannya Puskesmas menjadwalkan penyuluhan pijat bayi di semua posyandu bayi dan balita.In some areas in Padang City, we still often hear parents who have toddlers taking their children to a traditional birth attendant for a massage for various reasons. In addition, the baby's mother does not yet have independent skills in doing massage to babies. Baby massage is a tactile stimulation that has physiological effects in the body. Baby massage can also cause the baby's interaction with the mother to be more positive, the baby to be calmer and his sleep patterns to be more regular. Serunai Posyandu is one of the posyandu that has never received education about baby massage. The purpose of this service is to introduce proper baby massage to mothers who have babies at the Posyandu Serunai, so it is hoped that mothers can apply good and correct baby massage at home to stimulate baby growth and development. The method used in this activity is counseling and demonstration of baby massage. Before the activity begins, an initial survey is carried out, then the implementation of the activity is carried out with counseling, and demonstration of the correct way of baby massage. Finally, monitoring evaluation is carried out, seen from the frequency of implementation of independent baby massage by mothers at their respective homes for one month after the demonstration using a checklist sheet. The results of this activity were from 11 mothers of babies, 100% of mothers did independent baby massage at home, and 36.4% of mothers routinely did independent baby massage for one month, 28.5% of infants experienced weight gain of 0.3-0.5 kg . It is hoped that in the future the Puskesmas will schedule baby massage counseling at all posyandu for infants and toddlers.
Cite
CITATION STYLE
Yuni, H., Yenti, M., Yanti, N., & Amara, N. P. (2021). EDUKASI STIMULASI TUMBUH KEMBANG MELALUI PIJAT BAYI DI POSYANDU SERUNAI KELURAHAN PIAI TANGAH KECAMATAN PAUH KOTA PADANG. BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN, 4(4), 246–253. https://doi.org/10.25077/bina.v4i4.410
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.