FAKTOR RESIKO TERJADINYA HIPERTENSI PADA LANSIA

  • Hajri Z
  • Suprayitna M
N/ACitations
Citations of this article
223Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Peningkatan umur harapan hidup (UHH) menyebabkan populasi lanjut usia (lebih dari 75 tahun) meningkat secara pesat di negara berkembang dan berdampak pada pergeseran pola penyakit dari penyakit infeksi ke penyakit degenerative salah satunya adalah hipertensi. Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan masalah kesehatan yang ada di masyarakat dan merupakan salah satu kondisi jangka panjang dengan prevalensi 50% berada pada usia lanjut. Terdapat beberapa faktor yang berpengaruh terhadap kejadian hipertensi antara lain adalah merokok, berat badan berlebih, aktivitas fisik, umur dan asupan garam. Kelima faktor tersebut merupakan faktor yang berpengaruh secara tidak langsung terhadap kejadian hipertensi pada lansia dari tahun ke tahun. Tujuan penelitian ini untuk menganalisi faktor resiko terjadinya hipertensi pada lansia. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Hasil penelitian menunjukan ada pengaruh signifikan antara factor aktivitas fisik terhadap hipertensi dengan nilai P-value sebesar 0,001 yang lebih kecil dari alpha 0,05 (?=5%).

Cite

CITATION STYLE

APA

Hajri, Z., & Suprayitna, M. (2022). FAKTOR RESIKO TERJADINYA HIPERTENSI PADA LANSIA. Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist), 17(1), 82–88. https://doi.org/10.36911/pannmed.v17i1.1272

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free