Epistemologi kurikulum pendidikan sains

  • Humaidi H
N/ACitations
Citations of this article
57Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Curriculum is used as well as the way, plans, rules, teaching materials, and guidelines in the learning process. It is also meaningful as a map of reality. Curriculum is similar as a road map and a map of the world that becomes a guidance and direction for people who are traveling. Curriculum is a map of reality because it becomes a clue, for example, any form of reality and physical, metaphysical, mathematical, social-that can be reviewed and learnt by humans. As a map, it serves as a guideline to observe, to read, and to review some forms. In addition, the curriculum can be functioned and used as a tool by people to actualize their potency, so they can be professional in education.Kurikulum digunakan selain sebagai cara, rencana, aturan-aturan, bahan pelajaran,dan pedoman dalam proses pembelajaran, ia juga bermakna sebagai peta realitas.Kurikulum diibaratkan seperti peta jalan dan peta dunia yang menjadi petunjuk dan arah bagi orang yang sedang melakukan perjalanan. Kurikulum menjadi peta realitas karena ia menjadi petunjuk, misalnya realitas dan wujud apa saja –fisik,metafisik, matematik, sosial- yang dapat dikaji dan dipelajari oleh manusia. Sebagi peta, ia berfungsi sebagai penunjuk arah untuk melihat, membaca, dan mengkaji wujud-wujud . Di samping itu, kurikulum dapat berfungsi dan digunakan sebagai alat oleh manusia untuk mengaktualkan potensi-potensinya, sehingga mereka dapat menjadi profesional dalam pendidikan

Cite

CITATION STYLE

APA

Humaidi, H. (1970). Epistemologi kurikulum pendidikan sains. Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), 263. https://doi.org/10.14421/jpi.2013.22.263-284

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free