Abstract
Teknologi double skin façade (DSF) merupakan salah satu teknologi fasade tingkat lanjut yang dapat digunakan dalam membantu menghemat pengunaan energi bangunan. Teknologi bangunan hemat energi menjadi cukup penting dalam siklus operasional bangunan dan membantu menunjang kenyaman penghuni bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari kombinasi modifikasi jarak dan pengunaan material DSF yang berbeda pada gedung kuliah di National Central University, Taiwan, dengan iklim panas lembab. DesignBuilder-EnergyPlus merupakan software yang digunakan dalam membantu melakukan simulasi energi pada studi kasus terkait. Bangunan yang digunakan dalam penelitian ini merupakan bangunan konvesional single skin, yang selanjutnya disebut sebagai base case. Teknologi DSF diaplikasikan pada fasade bangunan yang memiliki nilai heat gain yang tinggi. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi jarak air gap1.2m dan penggunaan material kaca double glazed Low E mampu menurunkan penggunaan konsumsi energi untuk pendinginan sebesar 31.28%. dengan adanya penurunan energi yang cukup besar, membuktikan bahwa teknologi DSF ini juga sesuai digunakan pada bangunan dengan iklim panas lembab seperti Taiwan.
Cite
CITATION STYLE
Dewi, C. P., Huang, R.-Y., & Nugroho, A. M. (2013). Strategi Double Skin Fasade pada Bangunan Kampus National Central University dalam Menurunkan Kebutuhan Energi Pendinginan. Review of Urbanism and Architectural Studies, 11(2), 51–59. https://doi.org/10.21776/ub.ruas.2013.011.02.6
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.