Perkiraan Kebutuhan Air Bersih Menggunakan Metode Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation

  • Muhammad Thoriq
  • Eko Syaputra A
  • Septi Eirlangga Y
N/ACitations
Citations of this article
33Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih pihak PDAM melakukan pengolahan sebanyak mungkin, tanpa mengetahui akan jumlah kebutuhan air bersih untuk bulan atau tahun berikutnya. Akibatnya menimbulkan biaya produksi tinggi seperti pemakaian bahan kimia yang banyak dan beban pemakaian listrik yang berlebihan. Oleh karena itu dibutuhkan suatu perkiraan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di PDAM Kota Padang. Maka peneliti melakukan penelitian ini dengan tujuan untuk memberikan informasi yang akurat mengenai prediksi kebutuhan air bersih menggunakan metode jaringan syaraf tiruan. Data yang diolah dalam penelitian ini adalah data 5 tahun terakhir dengan frekuensi dari bulan Januari sampai Desember. Tujuan utama dari penelitian ini adalah mengembangkan model jaringan syaraf tiruan yang dapat memperkirakan kebutuhan air bersih berdasarkan faktor-faktor yang relevan. Faktor-faktor tersebut antara lain jumlah penduduk, curah hujan, penggunaan air domestik, permintaan industri dan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi permintaan air minum. Hasil penelitian dari data pelatihan dan pengujian menunjukkan bahwa ketiga wilayah tersebut tidak selalu memberikan hasil yang baik. Memang jumlah kebutuhan garam di setiap daerah selalu berbeda-beda.

Cite

CITATION STYLE

APA

Muhammad Thoriq, Eko Syaputra, A., & Septi Eirlangga, Y. (2023). Perkiraan Kebutuhan Air Bersih Menggunakan Metode Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation. JURNAL FASILKOM, 13(3), 438–444. https://doi.org/10.37859/jf.v13i3.6142

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free