Abstract
Virus Covid-19 memaksa dunia pendidikan untuk menjalankan pembelajaran secara Daring (Dalam Jaringan). Bagi sekolah dan masyarakat yang terbiasa dengan Teknologi Informasi (TI), pembelajaran secara daring tidak menjadi sebuah permasalahan. Namun kondisi akan berbeda bagi sekolah dan masyarakat yang masih belum familier dengan TI, terutama bagi kelompok masyarakat yang berada dipinggiran perkotaan dan perdesaan. Penelitian ini ingin melihat bagaimana implementasi pembelajaran daring di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, pengumpulan data dan informasi didapat dari proses observasi dan interview dengan masyarakat yang menjalani pembelajaran di Provinsi Aceh. Hasil temuan memperlihatkan bahwa masih sangat banyak kendala dalam pembelajaran daring bagi kelompok masyarakat dengan ekonomi kelas bawah dan masyarakat yang tinggal diperdesaan. Bagi kelompok masyarakat ini, sangat sulit menjalankan pembelajaran daring. Mulai dari masalah fasilitas, dukungan orang tua hingga pada motivasi anak dalam belajar. Implementasi pembelajaran daring pada daerah perdesaan dan masyarakat ekonomi kelas bawah dapat dikatakan gagal, dan tidak berjalan sama sekali. Kondisi ini disebabkan oleh akses dan media yang tidak memadai.
Cite
CITATION STYLE
Andrian, R., Rassanjani, S., & Syukran, S. (2023). IMPLEMENTASI DAN TANTANGAN MODEL PEMBELAJARAN DALAM JARINGAN DI ERA PANDEMI PADA SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN ACEH BESAR. Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan, 7(2), 358–370. https://doi.org/10.24252/idaarah.v7i2.37157
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.