Perancangan Tas Multiguna dengan Konsep Desain Berkelanjutan

  • Radhitya Yoga Wiranto
  • Rahmawan Dwi Prasetya
  • Endro Tri Susanto
N/ACitations
Citations of this article
59Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kerusakan lingkungan hingga saat ini masih tidak dapat dihindari. Konsumsi berlebihan menjadi salah satu dalang akan kerusakan ini. 80 persen dampak ekologis dari sebuah produk terletak pada tahap perancangan, memberi tanggung jawab besar pada setiap desainer produk untuk memperhatikan apa yang ia rancang. Konsep desain berkelanjutan menjadi salah satu pendekatan yang dapat digunakan desainer untuk tetap berkarya namun juga ikut menjaga lingkungan dengan meminimalisir dampak kerusakannya. Industri tekstil, menjadi salah satu penyumbang terbesar dalam kerusakan lingkungan, baik ekologis maupun sosial. Segala kegiatan industri dari hulu hingga hilir, memberi dampak kerusakan. Kerusakan diperparah pada masif dan cepatnya konsumsi pada industri ini. Dalam krisis yang masih berlanjut, menjadi dorongan untuk melakukan perancangan tas, sebagai salah satu produk tekstil, sebagai upaya yang dapat membantu meningkatkan kesadaran konsumen dan desainer terhadap lingkungan. Dengan berbagai kajian dan pendekatan yang dilakukan melalui Disruptive Design Method, menghasilkan sebuah solusi berupa desain tas dengan pendekatan multiguna.

Cite

CITATION STYLE

APA

Radhitya Yoga Wiranto, Rahmawan Dwi Prasetya, & Endro Tri Susanto. (2022). Perancangan Tas Multiguna dengan Konsep Desain Berkelanjutan. SERENADE : Seminar on Research and Innovation of Art and Design, 1, 246–262. https://doi.org/10.21460/serenade.v1i1.39

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free