HUBUNGAN KEJADIAN KECACINGAN STH DENGAN PERSONAL HYGIENE PADA PENAMBANG PASIR DI CEMPAKA KOTA BANJARBARU

  • - Z
  • Rifqoh R
  • Muhlisin A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
38Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar Belakang: Infeksi kecacingan merupakan  salah satu infeksi yang masih menjadi masalah kesehatan di indonesia, salah satunya infeksi kecacingan Soil Transmitted Helminths. Pekerja yang beresiko terinfeksi adalah pekerja yang sehari-hari kontak langsung dengan tanah seperti penambang pasir dengan faktor Sanitasi lingkungan dan personal hygiene yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan kejadian kecacingan STH dengan personal hygiene pada penambang pasir di Cempaka kota Banjarbaru. Metode: metode penelitian ini adalah survey analitik dengan rancangan cross sectional, jumlah populasi dan sampel sebanyak 21 orang menggunakan teknik total sampling. Dengan memberikan kuesioner dan pemeriksaan telur cacing menggunakan metode kato katz.  Hasil: Ditemukan sebanyak 14 orang (66,7%) negatif kecacingan STH dan 7 orang (33,3%) positif kecacingan STH, dengan EPG spesies cacing tambang  sebanyak (96-192/gr feses) dan EPG Ascaris lumbricoides (24-48/gr feses). Responden dengan personal hygiene kurang baik sebanyak 13 orang (61,9%) dan baik sebanyak 8 orang (38,1%). Responden yang memiliki personal hygiene kurang baik sebanyak 7 orang (33,3%) positif kecacingan STH. Kesimpulan: ada hubungan antara personal hygiene dengan kecacingan STH berdasarkan analisa uji Fisher’s Exact dengan nilai p-value <0,05).

Cite

CITATION STYLE

APA

-, Z., Rifqoh, R., Muhlisin, A., & Roebiakto, E. (2022). HUBUNGAN KEJADIAN KECACINGAN STH DENGAN PERSONAL HYGIENE PADA PENAMBANG PASIR DI CEMPAKA KOTA BANJARBARU. Journal of Medical Laboratory and Science, 2(2), 7–16. https://doi.org/10.36086/medlabscience.v2i2.1264

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free