Abstract
Land fires are an annual disaster experienced by Indonesia. There have been many independent and government efforts to prevent forest and land fires. The government's new approach in preventing forest and land fires is by prioritizing the synergy between institutions and the community at the village level. This study aims to (1) identify existing opinion leaders to control land fires in Tanjung Peranap Village, (2) analyze the role of opinion leaders in controlling land fires in Tanjung Peranap Village. Data collection techniques in this study used in-depth interviews. Data analysis in this study was conducted by descriptive method. The results showed that in controlling land fires, the participating opinion leaders were Kepala Desa, Sekretaris Desa, the head of Badan Permusyawaratan Desa, agricultural extension workers, traditional leaders and youth leaders. In the implementation of the program, opinion leaders play a very important role. The role of opinion leaders in Tanjung Peranap Village starts from initiating village consultations for the formation of MPA, synergizing with the government to socialize land fire prevention programs, inviting the community to actively participate in supporting government programs and jointly carrying out land management without burning. Kebakaran lahan merupakan bencana tahunan yang dialami Indonesia. Telah banyak upaya swadaya maupun pemerintah untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Upaya pendekatan baru yang dilakukan pemerintah dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan dengan mengedepankan sinergi antar lembaga dan masyarakat tingkat desa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi pemuka pendapat yang ada untuk mengendalikan kebakaran lahan di Desa Tanjung Peranap, (2) menganalisis peranan pemuka pendapat dalam pengendalian kebakaran lahan di Desa Tanjung Peranap. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mengunakan wawancara mendalam. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di dalam pengendalian kebakaran lahan, pemuka pendapat yang berpartisipasi adalah kepala desa, sekretaris desa, ketua badan permusyawaratan desa, penyuluh pertanian lapangan, pemuka adat dan ketua pemuda. Dalam pelaksanaan program tersebut pemuka pendapat sangat berperan. Peranan pemuka pendapat di Desa Tanjung Peranap mulai dari menginisiasi rembuk desa untuk pembentukan MPA, bersinergi dengan pemerintah untuk mensosialisasikan program penanggulangan kebakaran lahan, mengajak masyarakat berpartisipasi aktif untuk mendukung program pemerintah dan bersama melakukan pengolahan lahan tanpa bakar
Cite
CITATION STYLE
Kurnia, D., Andriani, Y., Yulida, R., & Rosnita, R. (2021). 10.47521 ANALISIS JARINGAN KOMUNIKASI DALAM PENCEGAHAN KEBAKARAN LAHAN DI DESA TANJUNG PERANAP KECAMATAN TEBING TINGGI BARAT KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI. Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, 7(2), 127–131. https://doi.org/10.47521/selodangmayang.v7i2.215
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.