MANUSIA DAN KEHARUSAN MENCARI TAHU (Studi Relasi Manusia, Al-Qur’an dan Filsafat)

  • Haromaini A
N/ACitations
Citations of this article
103Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sebagai khalifah manusia memiliki kewajiban mencari tahu, menjadi tahu dan melaksanakan apa yang diketahui. Tugasnya sebagai khalifah memiliki peran sangat strategis dan penting. Ia ditugasi melakukan pemakmuran dan pemeliharaan bumi. Pelaksanaan tugas tersebut harus berbasis pengetahuan dan dasar filosofis pelaksanaan berikut penyelesaiannya. Al-Qur’an hadir sebagai pedoman dalam membimbing manusia dalam melaksanakan tugas tersebut. Namun demikian filsafat sebagai the mother of sciences membantu manusia mendasari setiap tindakannya dengan kerangka nalar yang logis serta filosofis. Relasi ketiganya (manusia, Al-Qur’an dan filsafat) dituntut mampu memberikan kebaikan bagi bumi tempat manusia hidup dan menjalankan kehidupannya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Haromaini, A. (2019). MANUSIA DAN KEHARUSAN MENCARI TAHU (Studi Relasi Manusia, Al-Qur’an dan Filsafat). JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH, 18(2), 202–215. https://doi.org/10.33592/pelita.v18i2.50

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free