Kemampuan Menelaah Struktur dan Kebahasaan Fabel Siswa SMP Menggunakan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS)

  • Sari I
  • Wuriyani E
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pemahaman siswa terhadap hasil bacaan yang masih rendah menyebabkan kurangnya kemampuan siswa dalam menelaah teks, salah satunya yaitu menelaah struktur dan kebahasaan fabel.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran two stay two stray terhadap kemampuan menelaah struktur dan kebahasaan fabel siswa kelas VII SMP Negeri 1 Hamparan Perak Tahun Ajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan One-Group Pretest-Posttest. Hasil penelitian pada saat pretest diperoleh nilai rata-rata siswa 69, termasuk dalam kategori cukup. Sementara itu, hasil penelitian pada saat posttest diperoleh nilai rata-rata siwa 81,4, dan termasuk dalam kategori baik.  Melalui pengujian hipotesis yaitu, thitung > ttabel yaitu 5,99 > 2,04227, sehingga membuktikan bahwa adanya pengaruh yang cukup signifikan dari penggunaan model Two Stay Two Stray (TSTS) terhadap kemampuan menelaah struktur dan kebahasaan fabel siswa kelas VII SMP Negeri 1 Hamparan Perak. Sehingga ditarik kesimpulan bahwa penggunaan model two stay two stray dalam menelaah struktur dan kebahasaan fabel berpengaruh secara signifikan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sari, I. P., & Wuriyani, E. P. (2023). Kemampuan Menelaah Struktur dan Kebahasaan Fabel Siswa SMP Menggunakan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS). Jurnal Basicedu, 7(4), 2011–2020. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i4.5730

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free