Abstract
Naptha Processing Unit (NPU) adalah proyek baru Perusahaan X, dikenal sebagai Proyek Langit Biru Balongan (PLBB). Tujuannya adalah meningkatkan nilai oktan naphtha dengan menghilangkan impurities seperti propana, butana, dan pentana. Untuk mencapai efisiensi yang optimal dalam unit ini, furnace menjadi hal penting yang perlu diperhatikan. Dapur yang baik dapat ditandai dengan temperatur gas buang yang rendah, penggunaan bahan bakar yang efisien, dan excess air yang tepat. Dalam Unit Platforming NPU Perusahaan X, furnace telah berhasil mencapai efisiensi sebesar 85,76% dengan menggunakan metode heatloss. Hal ini menunjukkan bahwa furnace tersebut memiliki kinerja yang baik dalam jangka waktu yang relatif lama. Namun, terdapat kendala yang sering muncul akibat kurangnya ketepatan dalam mengatur udara berlebih, yang dapat mengakibatkan penurunan kinerja furnace. Dari data yang didapatkan, penulis melakukan optimalisasi dan menemukan penggunaan udara berlebih optimal sebesar 9%, menghasilkan penghematan energi 3.595.763,1911 Btu/jam. Dengan demikian, penghematan biaya operasi ketiga alat tersebut mencapai Rp 2.698.498.680 per tahun.
Cite
CITATION STYLE
Boyle, P. Y., & Pusparatu, P. (2023). OPTIMASI EXCESS AIR FURNACE PLATFORMING PADA PERUSAHAAN X. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Energi Dan Mineral, 3(1), 441–452. https://doi.org/10.53026/sntem.v3i1.1191
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.