Abstract
Resirculating Aquaculture System merupakan salah satu solusi dalam budidaya berkelanjutan yang dapat menghasilkan produksi secara kontinu dengan meminimalisir dampaknya kepada lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan penerapan teknologi sirkulasi di Indonesia dan manajemen penerapan RAS. Berdasarkan studi literatur penerapan RAS di Indonesia dengan sistem akuaponik merupakan yang paling populer dilakukan dikarenakan bahan-bahannya yang relative mudah ditemukan, Adapun modifikasi lain yaitu penerapan RAS yang terintegrasi dengan teknologi microbubble dan Sistem Imuno- Probiosirkulasi (SI-PBR). Beberapa balai yang telah menerapkan RAS diantaranya Balai Sulawesi, Yogyakarta, dan Aceh. Manajemen penerapan RAS diantaranya pemilihan spesies ikan, pemilihan pakan, sistem budidaya yang digunakan, filter yang digunakan dan bentuk kolam budidayanya. Meskipun sistem RAS melibatkan investasi modal dan faktor risiko yang tinggi, hal ini dapat diimbangi dengan produksi ikan / udang kualitas unggul tanpa gangguan di manapun dan kapan pun.
Cite
CITATION STYLE
Jacinda, A. K. (2021). Resirculating Aquaculture System (RAS) Technology Applications in Indonesia : A Review. Jurnal Perikanan Dan Kelautan, 11(1), 43. https://doi.org/10.33512/jpk.v11i1.11221
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.