Media Sosial: Rekonstruksi Pemuridan di Era Pandemi Covid-19

  • Fatubun R
N/ACitations
Citations of this article
37Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Semenjak virus Covid-19 menyerang kehidupan manusia maka terjadi pandemic global yang mana terjadinya batasan-batasann yang dibuat untuk mengurangi tersebarnya virus ini. Sehingga, karena pembatasan-pembatasan itu maka manusia harus mengadaptasikan diri dengan situasi. Akibat dari pandemic global ini juga dinamika kehidupan dari segala bidang menjadi tidak efektif. Banyak bidang dalam kehidupan manusia yang menjadi terganggu akibat pandemic global tak terkecuali dengan pemuridan. Semenjak pandemic global pemuridan sudah lagi tidak efektif bahkan dibeberapa tempat pemuridan diberhentikan agar tidak memperbesar penularan virus Covid-19 ini. Namun, pemuridan harus berjalan, untuk itu maka pemuridan harus memperbaiki dirinya, membangun kembali dinamikanya  menggunakan alat dan cara yang ada. Maka dari itu media sosial merupakan salah satu alat dan cara yang paling efektif untuk melakukan rekonstruksi terhadap dinamika pemuridan. Media sosial dapat membantu membangun kembali dinamika pemuridan yang runtuh. Kita dapat menggunakan aset-aset dalam media sosial untuk beroperasi terhadap pemuridan. Media sosial juga pada dasarnya diciptakan untuk mempermudah hidup sosial manusia maka dari itu memanfaatkan media sosial sebagai alat rekonstruksi pemuridan di masa pandemic ini merupakan pilihan dan cara bijak yang harus dilakukan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fatubun, R. M. (2022). Media Sosial: Rekonstruksi Pemuridan di Era Pandemi Covid-19. In Theos : Jurnal Pendidikan Dan Theologi, 2(11). https://doi.org/10.56393/intheos.v2i11.1259

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free