Student Centered Learning Case Method Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Multikultural

  • Janur Putra A
  • Yusradinafi Y
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan motivasi belajar mahasiswa pada mata kuliah Pendidikan Multikultural dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang bertujuan untuk mengatasi permasalahan yang ada dikelas. Subjek penelitian adalah mahasiswa Prodi Pendidikan Olahraga dan Kesehatan FKIP UNJA yang mengontrak mata kuliah pendidikan multicultural semester ganjil tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 36 mahasiswa. Penelitian dilakukan dalam dua siklus dan setiap akhir siklus dilakukan refleksi terhadap tindakan yang diberikan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan lembar observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan keaktifan dan motivasi belajar mahasiswa. Hal ini dapat dilihat dari motivasi mahasiswa pada siklus I sebesar 72,08% dan meningkat pada siklus II menjadi 93,66%. Keaktifan belajar mahasiswa pada siklus I sebesar 70,60 % dan meningkat pada siklus II menjadi 92,77%. Terbukti bahwa model pembelajaran Prroblem Based Learning dapat meningkatkan keaktifan dan motivasi belajar mahasiswa pada mata kuliah Pendidikan Multikultural.Penelitian bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan motivasi belajar mahasiswa pada mata kuliah Pendidikan Multikultural dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang bertujuan untuk mengatasi permasalahan yang ada dikelas. Subjek penelitian adalah mahasiswa Prodi Pendidikan Olahraga dan Kesehatan FKIP UNJA yang mengontrak mata kuliah pendidikan multicultural semester ganjil tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 36 mahasiswa. Penelitian dilakukan dalam dua siklus dan setiap akhir siklus dilakukan refleksi terhadap tindakan yang diberikan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan lembar observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan keaktifan dan motivasi belajar mahasiswa. Hal ini dapat dilihat dari motivasi mahasiswa pada siklus I sebesar 72,08% dan meningkat pada siklus II menjadi 93,66%. Keaktifan belajar mahasiswa pada siklus I sebesar 70,60 % dan meningkat pada siklus II menjadi 92,77%. Terbukti bahwa model pembelajaran Prroblem Based Learning dapat meningkatkan keaktifan dan motivasi belajar mahasiswa pada mata kuliah Pendidikan Multikultural.

Cite

CITATION STYLE

APA

Janur Putra, A., & Yusradinafi, Y. (2024). Student Centered Learning Case Method Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Multikultural. Civic Education Perspective Journal, 4(3), 101–106. https://doi.org/10.22437/cepj.v4i3.29850

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free